Membangun Link Building dengan PBN (Private Blog Network)

membuat private blog network berkualitas

Membangun Link Building dengan PBN (Private Blog Network)

Membangun link building untuk membuat moneysite atau web utama ranking di halaman google memang gampang-gampang susah. Malah untuk sekarang-sekarang cukup sulit, Karena makin hari makin banyak website-webiste baru yang target keywordnya hampir sama. Itu membuat website-website lama memiliki banyak kompetitor dan harus mampu bertarung dengan para kompetitor-kompetitor baru.

Ini pekerjaan berat untuk para webmaster, Tak heran kalau jasa SEO yang oke atau profesional harganya selangit. Profesional disini dalam arti luas, seperti faham dengan SEO Whitehate. Kalau anda menemukan jasa SEO dengan harga murah atau dibawah standar saya bisa memastikan itu menggunakan teknik yang instant atau bisa katakan Blackhate. Memang website anda akan cepat naik di halaman utaama google, Tapi bisa di pastikan tidak akan bertahan lama karena google akan meng-crawl link-link yang relevan dengan website Anda yang membuat website kena penalty dari google.

Sebenarnya kriteria backlink seperti apa yang di inginkan google? Ada banyak kriteria backlink yang google sukai tapi menurut saya yang paling penting adalah Backlinks yang memiliki authority, niche relevant dan natural. 

Artikel ini saya tulis berdasarkan pengalaman sendiri dan sudah melalui trial eror, Selain itu referensi dari webmaster luar negeri yang sudah teruji keberhasilannya. Salah satunya webmaster mattew, Jadi saya yakin teknik ini adalah salah satu teknik yang cukup baik untuk saat ini di mata google.

Di bawah adalah cara membangun link building yang berkualitas

Perhatikan :

  • Domain Rank rata-rata > 60 (authority)
  • External link < 20 (low OBL) and a mixture of dofollow & nofollow. Link berasal dari guest post, blog post, dan aged web 2.0.

artikel-berkualitas

Membangun Link Building dengan PBN

Membuat Tier 1

  1. Membuat Guest post atau Blog post dengan 20 sampai 30 Contextual links . For low budget, Gunakan Web 2.0 properties, Tapi sebelumnya Anda harus paham apa itu Tier 1. Jika Anda masih masih ngotot menggunakan spun article, Trust me, it won’t get you far.Untuk web 2.0 saya merekomendasikan gunakan WordPress, tumblr, weebly, blogspot, blog, webs, newsvine, webnode, jimdo, sites.google, rediff, yola, angelfire, wix, shutterfly, livejournal. Anda bisa menggunakan yang lain asal pilih yang DA nya tinggi dan PR5+
  2. Artikel harus memenuhi syarat yaitu harus
    * Niche relevant
    * 100% unique
    * Informative
    * Human readable
    * Lebih dari 1000 kata : Content writer alias tulis sendiri (buat se-natural mungkin)
  3. Jangan gunakan targeted keyword sebagai anchor text sama sekali! Gunakan Naked url (misal winstarlink.com) and brand domain (winstarlink).
  4. Semua backlinks mengarah ke homepage money site.
  5. Conent update seminggu sekali.
  6. Nama domain Jangan menggunakan keyword. Gunakan nama orang atau tempat agar lebih terlihat natural di mata google.
  7. Biarkan Google mencari link Anda secara natural selama seminggu

Membuat Tier 2

  1. Membuat Low quality Web 2.0, social bookmark, dan contextual wiki. (boleh menggunakan akun baru)
  2. Membangun Tier 2 untuk Tier 1. Maksudnya Link Tier 1 di arahkan ke Artikel Tier 2. Tier 1 di atas ada 20 sampai 30 contextual link, Dari 20 sampai 30 contextual link Tier 1 ini ada build di Tier 2. Gunakan drip feed.
  3. Pantau perkembangan contextual link Tier 1 apakah sudah menduduki ranking Top 100 sampai Top 50. Usahakan ranking di Top 50 karena nanti secara otomatis Money site juga akan ikut naik dengan keyword homepage yang di target.
  4. Jika memungkinkan tambah porsi contextual links Tier 1 untuk menguatkan SERP.

 

[su_quote]Bangun 20 sampai 30 contextual links ke money site anda dan ranking links tersebut di Top 100 google. That’s it! Sweet & simple?[/su_quote]

 

[su_quote]I understand that this is NOT WOW, but at least it shows that my experiment works. [/su_quote]

 

Untuk Tier 1 dan Tier 2 Saya lebih banyak menggunakan Web 2.0. Hanya beberapa menggunakan Domain dari expired domain karena untuk membangun Tier 1 dan Toer 2 (PBN) butuh budget yang cukup banyak. Minimal $35 untuk 1 expired domain, kalau ingin membangun 10 domain udah cukup banyak kan, walapun sebenarnya hasilnya luar biasa jika mau invest.
Memang tidak mudah untuk mendapatkan ranking Top 10 di google, Selain Anda harus paham teknik-teknik dasarnya, Anda juga harus update informasi tentang algoritma google, Setelah itu bereksperimen. Tapi ingat, eksperimen yang Anda lakukan harus dengan teknik yang bagus alias whitehate.
Mungkin Anda bertanya, Kok bisa  Ranking site tanpa menggunakan targeted keywords sama sekali?
Ya. Sangat mungkin, Tapi Pastikan content di homepage Anda menyebutkan keywords yang ditarget. Setelah itu, leave the rest to Google.
Seperti apa  prosentase anchor text yang bagus?

90% naked/brand dan sisanya targeted or LSI keywords
Apakah metode link building ini aman dari Panda and Penguin slap?
Yes, 1000000000% aman! Karena anda membangun link di authority sites.
Bagaimana cara mencari backlinks seperti guest post dan blog post?
Cek disini

Tips Tier 1 dan Tier 2 :

  • Gunakan pihak ketiga untuk meng-index link building yang anda bangun, Gunakan instantlinkindexer.
  • Aged web 2.0 property Tier 1 di buat jauh jauh hari (Usahakan yang aged di atas 2 tahun). Kalau Anda mempnyai budget,  Anda dapat membeli expired domain. Ingat, Meskpun Anda mempunyai budget Anda juga tahu cara mencari expire domain, jadi tidak sembarangan ya :).
  • Satu web 2.0 property Tier 1 bisa untuk optimasi banyak web moneysite.
  • Untuk Tier 1 ushakan di update seminggu sekali.
  • Perlakukan Tier 1 anda seperti money site.
  • Tier 2 ke tier 1, jangan hubungkan tier 2 ke money site, bisa kacau nanti kalau footprint nya jelas seperti itu.
  • Usahakan jangan gunakan  blog comment & forum profiles untuk Tier 2. Sejak penguin update banyak webmaster luar yang menyarankan hal yang sama.
  • Jangan build link di sidebar, Karena kualitas backlinknya beda dan juga kalau di sidebar namanya blogrol. Hindari spammy sitewide links, termasuk footer link. Tapi kalo sitewide link itu berasal dari authority site dan niche relevant udah beda lagi ceritanya karena link jenis ini super mahal harganya.
  • Jangan gunakan contextual wiki untuk Tier 1: Contextual wiki dari dulu letaknya di Tier 2. Kalau di gunakan untuk Tier 1 bisa kacau nantinya. Link jenis ini sudah terlalu sering di abuse sama webmaster, dia bagus untuk indexing, link juice dan menguatkan tier 1
  • Otimasi Homepage dan Postingan
    optimasi on page = semua
    optimasi off page = Fokus ke homepage dulu, baru inner pages (khusus untuk page yang ingin di ranking saja terutama yang high comp).
  • Lupakan exact match anchor dan diversifikasi anchor text anda. Gunakan:
    * Naked link. Contoh: domain.com
    *
    Partial anchor link. Misal kata kuncinya building backlinks => Learn more about link building here
    *
    Co-occurrence. Misal kata kuncinya building backlinks => For more information and tips about SEO and building backlinks, visit domain.com.
  • Penggunan hyperlink untuk yang partial, semua kata yg dicetak miring. U/co-occurence tidak menggunakan hyperlink. Konsep Co-occurrence = a link without a link.
  • Build backlinks secara konstan, senatural mungkin dan di dripfeed. 5 link x 30 hari lebih baik daripada 150 link x 1 hari.
  • Build backlinks dari banyak sources atau platforms (diversifikasi links).
  • Porsi keywords idealnya 60% URL/Brand keywords, 30% partial keywords dan 10% targeted keywords.
  • Porsi backlinks idealnya 60% mengarah ke root domain dan 40% ke inner pages.
  • 65% link berasal dari situs negara yang sama di mana anda ingin mendapatkan peringkat di Google, misalnya dari INDONESIA.

Lupakan shitty/spam backlinks dan bangun high quality backlinks.

 

Kriteria yang bagus :

  • Manual, relevan dan unik kontent u/ web 2.0 properties. (Please NO SPUN SHIT / USING AUTOMATION TOOLS for Tier 1)
  • Manual blog comment pada high PR & low OBL (< 20)
  • Berasal dari authority site (high DA)
  • Memiliki trustflow (pilih backlink dari site yang memiliki trustflow tinggi dgn PR rendah daripada PR tinggi tp trustflow rendah)
  • Unique article di wiki .edu & .gov backlinks
  • Manual PR > 4 social bookmark dengan deskripsi unik
  • Relevan dengan niche anda
  • Private blog network pada high PR & high DA (high risk but very powerfull, tidak saya rekomendasikan jika anda newbie)
  • Docs/pdf share hanya di high PR site
  • Video submission dimana anda bisa menyantumkan link
  • social signals with dripfeed
  • Pastikan backlinks terindeks dan selalu cek kondisi backlinks dengan Ahrefs / Majesticseo / GWT dan rebuild links yang telah dihapus.
  • Isi website anda dengan unik konten, human readable, LSI artikel sangat disarankan. Dan
  • Write for human, not for search engine! Think & act like a visitor dan pahami apa yang visitor inginkan.
  • Lakukan on page SEO dengan benar. Di forum-forum sudah banyak yang membahas, silahkan search.
  • Analisa trafik dan pelajari bounce rate, pageviews dan time on site. Tambahkan video/related post di tiap artikel untuk menurunkan bounce rate.
  • Make your site page load faster! Gunakan caching plugin dan cek kecepatan website anda di gtmetrix atau google pagespeed. Kecepatan website adalah faktor ranking yg dipertimbangkan oleh Google.

Share this post

Comment (1)

  • Mr. Dwi Reply

    Incredible & very inspiring. I really appreciate it and wanted to have skill like you. Thank You Sir

    November 5, 2016 at 3:26 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *